Senin, 27 April 2009 di 08.02 |



1. Pengertian Komputer
Kata ”komputer” berasal dari bahasa Inggris ”to compute”, yang berarti
menghitung. Sedangkan ”Computer” berarti alat penghitung. Kemudian kata
computer tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi komputer.
Berdasarkan sifat-sifat yang dimilikinya, komputer dapat didefinisikan sebagai
peralatan elektronik yang bekerja secara koordinatif dan integratif berdasarkan
program., dapat menerima masukan berupa data, mengolahnya dalam memori, dan
menampilkan hasil berupa informasi.
Dari pengertian di atas, menurut Daryanto (2004) dapat disimpulkan bahwa
komputer memiliki tiga sifat, sebagai berikut.
1. Bekerja dengan menggunakan tenaga listrik (elektronik)
2. Bekerja berdasarkan program
Program adalah rangkaian perintah yang dibuat manusia dan dapat
dimengerti oleh komputer. Programlah yang memberi komando
(koordinasi) pada setiap komponen dalam komputer untuk mengerjakan
sesuatu dan mengatur keselarasan (integratif) kerja antara satu komponen
dengan komponen lainnya.
3. Bekerja dalam satu sistem yang dapat digambarkan dalam diagram berikut
ini.

Input Proses dalam Output
(masukan berupa memori (hasil berupa
data) informasi)
1. Disk drive CPU 1. Monitor
2. Keyboard 2. Printer
3. Mouse 3. Plotter
4. Light pen 4. Disk Drive
5. Digizer
Siagian (2002: 92) mengemukakan bahwa komputer adalah alat mesin
elektronika yang menerima dan mengolah data sedemikian rupa sehingga
menghasilkan informasi. Secara umum telah diketahui bahwa komputer
”menjalankan” tugasnya berdasarkan instruksi yang diberikan kepadanya yang
disebut program oleh operator komputer tersebut. Dalam arti yang sesungguhnya,
komputer tidak lebih dan tidak kurang dari suatu alat elektronis yang hanya mampu
melakukan ”pekerjaan” tertentu berdasarkan instruksi yang diberikan kepadanya.
Dengan demikian, secanggih apapun teknologi komputer yang memungkinkannya
bekerja dengan sangat cepat dan bahkan dapat melaksanakan banyak instruksi
sekaligus, intervensi manusia tetap diperlukan. Pada dirinya komputer tetap
merupakan ”alat mati” dan hanya ”hidup” apabila digerakkan oleh manusia. Jelaslah
bahwa apapun manfaat yang dapat dipetik oleh pengguna komputer, besar kecilnya
manfaat tersebut sangat ditentukan oleh unsur manusia yang mengoperasikannnya.
Komputer sebagai alat mati, apabila telah dioperasikan tidak hanya mampu
menerima, mengolah, dan menyimpan data sebagai masukan dan informasi sebagai
hasil olahannya, akan tetapi juga menyimpan instruksi yang diberikan sehingga tidak
diperlukan lagi ”campur tangan” manusia untuk setiap kali komputer tersebut
”diperintahkan bekerja” selama menggunkan program yang sama.

2. Macam-macam Komputer
Komputer dapat dikategorikan kepada dua jenis, yaitu komputer digital dan
komputer analog. Komputer digital bekerja dengan cara menghitung. Angka, huruf,
dan simbol disajikan sebagai angka diskrit, yaitu 1 dan 0, yang dikenal dengan istilah
digit biner. Jenis yang kedua, yaitu komputer analog, bekerja dengan mengukur
kuantitas elektronik atau fisik secara berkesinambungan, seperti misalnya suhu atau
dimensi sesuatu.
Dilihat dari kriteria kecepatan bekerja, besarnya ”otak” (memory) dan ukuran
komputer, dewasa ini dikenal empat kategori komputer, yaitu komputer besar
(mainframe), komputer mini, komputer mikro, dan komputer nano.
Komputer Besar (Mainframe) dilihat dari segi ukurannya, komputer jenis ini
mampu memproses data dalam jumlah yang sangat besar berkat kemampuannya
menerima jutaan instruksi setiap detik. Di samping itu, komputer yang termasuk
kategori ini memiliki kapasitas menyimpan (storage) data atau informasi dalam
jumlah yang sangat besar pula. Karena kemampuannya yang sangat besar, jenis ini
digunakan apabila suatu organisasi atau perusahaan memerlukan beraneka ragam
informasi dalam jumlah yang sangat besar. Dengan perkataan lain, menggunakan
komputer jenis ini merupakan pilihan yang tepat jika suatu arganisasi atau
perusahaan memerlukan suatu data induk (data base) dan berbagai jenis jaringan
(network). Seperti konglomerat yang bersifat korporasi multinasional yang
beroperasi di seluruh dunia, atau pusat data pemerintah yang mengolah data yang
bukan hanya jumlahnya sangat besar akan tetapi juga variasinya, atau angkatan
bersenjata yang memerlukannya untuk kepentingan aplikasi di bidang penelitian dan
pengembangan persenjataan mutakhir, seperti peluru kendali, senjata nuklir, pesawat
pembom raksasa, kapal selam bertenaga nuklir, atau organisasi lain yang dalam
menjalankan misinya memerlukan perhitungan yang sangat rumit dan beraneka
ragam serta harus dapat disajikan dengan segera, seperti misalnya peluncuran satelit
komunikasi, satelit cuaca, eksplorasi angkasa luar, dan sebagainya.

Komputer Mini. Dari namanya saja sudah terlihat bahwa jenis komputer ini
berukuran kecil, akan tetapi kecepatannya dalam mengolah data cukup tinggi, tetapi
kapasitas penyimpanan data tidak besar. Komputer jenis ini populer di kalangan
bisnis terutama yang berskala menengah dan kecil. Komputer jenis ini dapat
digunakan untuk pemrosesan dengan pangkalan data, penggunaan jaringan yang online,
untuk aplikasi yang tidak terlalu rumit, dan dapat diandalkan sebagai sarana
pengolah data tunggal dalam suatu perusahaan.
Komputer Nano. Sesungguhnya komputer nano ini lebih dikenal sebagai kalkulator
yang mengandung teknologi tinggi. Pada dasarnya kalkulator tidak dapat
dikategorikan sebagai komputer. Akan tetapi jika kembali kepada pengertian
komputer sebagai alat menghitung yang canggih, bekerja cepat, dan dengan
kemampuan besar, kiranya tidak salah apabila berbagai jenis kalkulator bermuatan
teknologi tinggi ini dikategorikan sebagai salah satu jenis komputer. Karena
ukurannya yang sangat kecil, sehingga adakalanya disebut sebagai ”komputer saku”.
Adapun penggunaannya sangat terbatas, contohnya yang sangat sederhana ialah
kalkulator yang digunakan oleh pemilik toko eceran atau ibu rumah tangga yang
melakukan berbagai perhitungan sederhana seperti biaya listrik, belanja mingguan,
dan sejenisnya yang sudah memadai sebagai ”sarana pengolah data” bagi yang
bersangkutan.
B. Komponen-komponen komputer
Sebagai suatu sistem, cara kerja komputer dimulai oleh adanya input – proses
– output. Adapun untuk melaksanakan tata kerja itu diperlukan 3 unsur pelaksana
yang terdiri dari:
1. Perangkat Keras (Hardware)
2. Perangkat Lunak (Software)
3. Manusia (Brainware)
Diposting oleh EDI Label:
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger template by blog forum